Baca Ini Dulu Sebelum Memutuskan Resign dari Pekerjaan

Memutuskan resign dari pekerjaan bukan sesuatu yang mudah dilakukan. Karena, banyak sekali hal yang menjadi bahan pertimbangan. Khususnya mengenai gaji atau pemasukan untuk biaya hidup sehari-hari.

Seperti kamu. Iya kamu yang saat ini ingin resign, tapi masih membutuhkan uang untuk melunasi paylater, makan di restoran favorit atau untuk jalan-jalan, dan masih banyak lagi.

Hingga akhirnya, hingga detika ini kamu masih bertahan dengan semua rasa lelah yang semakin mendera. Malas berangkat kerja dan tidak fokus saat di tempat kerja.

Lalu perasaan, takut, khawatir, lelah, satu persatu menyusup pertahananmu dan pada akhirnya meledak di waktu yang tidak tepat. Dimana bukannya kamu resign baik- baik, malah terkena pemutusan hubungan kerja secara sepihka karena kinerja kamu mulai menurun.

Jangan sampai ya, ketika kamu mulai merasa ingin resign dari pekerjaan sebaiknya pastikan terlebih dahulu 5 hal yang akan dibahas dalam tulisan ini.

Baca Juga : Cara Tepat Mengatasi Burnout

5 Hal Pertimbangan Resign dari Pekerjaan

Sebelum mengajukan surat resign kepada atasan, alangkah baiknya kamu menyusun rencana finansial kedepannya dan mempertimbangkan lima hal di bawah.

1. Pemasukkan Biaya Hidup

Gaji adalah hal pertama yang harus kamu pikirkan sebelum mengajukan resign. Ketika ke luar dari pekerjaan, bagaimana dengan biaya hidup? Bagaimana bisa mendapatkan pekerjaan baru. Semua itu harus harus dipikirkan dengan matang. Agar tidak kebingungan setelah berhenti kerja. Khususnya dalam urusan dapur.

2. Pekerjaan Baru

Masih berhubungan dengan poin pertama, kamu harus punya tujuan untuk pekerjaan baru. Entah itu melamar di tempat lain, atau membuka bisnis pribadi.

3. Buat Poin Alasan Mengundurkan Diri

Penting untuk membuat poin-poin alasan berhenti kerja. Dengan membuat list akan memudahkan kamu saat mengajukan surat pengunduran diri kepada atasan.

4. Buat Surat Pengunduran Diri

Buatlah surat pengunduran diri yang baik dan benar. Jangan sampai kamu kabur begitu saja dari tempat kerja. Sebesar apa pun rasa kecewa kamu pada orang-orang di kantor, maka berhentilah dengan bijak.
Seperti pepatah Jepang pada gambar di bawah.

begini resign dari pekerjaan kantor

5. Menyusun CV dan Portofolio Baru

Ada keinginan untuk resign? Jangan lupa membuat CV dan Portofolio terbaru untuk kebutuhan mencari pekerjaan baru. Entah menjadi karyawan suatu perusahaan atau freelancer perlu membuat profil pribadi.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Resign?

Dunia kerja itu penuh dengan lika-liku dan tantangan. Bahkan tidak hanya berpusat pada, mental kita juga akan diuji. Seperti menyikapi atasan yang marah-marah, atau berani mengakui kesalahan.

Tidak heran, jika pekerjaan walau dibayar rentan sekali didatangi stres. Satu masalah selesai, datang masalah baru. Sehingga membuat kita harus benar-benar kuat menghadapinya.

Walau begitu, ada masa-masa ketika kamu harus yakin berhenti dari pekerjaan dan mencari tempat baru untuk mencari nafkah.

Berikut ini waktu yang tepat untuk mengajukan resign.

1. Lingkungan Kerja Tidak Sehat

Sudah menjadi rahasia umum jika di tempat kerja, selalu ada pihak yang saling menjatuhkan. Jika itu terjadi pada kamu dan merasa ter-dzolimi maka jangan ragu untuk berhenti.

2. Tidak Ada Kenaikan Gaji

Kerja bertahun-tahun tetapi tidak mendapatkan kenaikan gaji? Wah, keterlaluan nih. Apalagi biaya hidup setiap tahun naik, jika pemasukan tidak ada perubahan yang terjadi kamu akan kesulitan untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari.

3. Setelah Menemukan Pekerjaan Baru

Sebelum memutuskan resign, tentunya kamu akan memikirkan pekerjaan selanjutnya. Jika dirasa menemukan yang cocok kenapa tidak resign lebih cepat.

4. Setelah Semua Tugas atau Kewajiban di Kantor Selesai

Selesaikan semua pekerjaan yang tersisa ketika mengajukan resign. Jangan sampai ada pekerjaan yang belum selesai dan orang baru yang harus menyelesaikan. Ini kurang baik ya, karena pekerjaan baru pasti menunggu untuk diselesaikan.

5. Yakin

Galau banget mau resign? Wajar saja, tapi jangan sampai setelah mengajukan surat pengunduran diri masih tidak yakin berhenti. Itu, akan menghambat kamu untuk melangkah kedepan. Jadi, ketika memutuskan resign hati dan pikiran harus yakin.

Baca Juga : 7 Cara Mencintai Diri Sendiri

Penutup

Jangan terburu-buru ketika ingin memutuskan resign dari pekerjaan. Kamu harus benar-benar mengambil keputusan dengan bijak agar kelak tidak kecewa. Jika belum memang belum yakin, coba flashback ke masa-masa pertama kali bekerja, hal apa saja yang menyenangkan dan membuat kamu bertahan hingga saat ini.

Jika memang dirasa sudah tidak sanggup dan yakin akan berhenti kerja, maka ajukan surat pengunduran diri dengan baik dan benar. Layaknya ketika kamu datang untuk wawancara kerja, semuanya di mulai dari awal yang baik maka akhiri juga dengan sikap yang sama.

Tinggalkan komentar